Manfaat Propolis

PROPOLIS APOTEK KELUARGA

Propolis adalah produk lebah yang keampuhannya untuk berbagai penyakit

Propolis mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit.

MANFAAT PROPOLIS DARI SEGI MEDIS

1. Sebagai anti Jamur,Virus dan Bakteri

Virus berkembang biak dalam lapisan protein. Selama lapisan ini tidak pecah, maka zat berbahaya dari virus tidak akan membahayakan tubuh manusia. Lapisan protein ini dapat melindungi dengan bantuan Bioflavonoid. Penelitian terakhir dari The National Heart and Lung Institute London menunjukan bahwa bioflavonoid pada propolis mampu menghancurkan banyak bakteri yang resisten terhadap anti biotic sintesis. Propolis sensitive terhadap Staphyococcus, Streptococcus, E.Coli, virus Influensa, Herpes, H.Pilori, Salmonella typhosa. Propolis juga sensitive terhadap jamur yang menjadi penyebab penyakit kewanitaan (keputihan), eksim.

2. Anti Oksidan

Pada semua proses metabolisme tubuh, terutama reaksi dengan oksigen akan membentuk molekul-molekul yang kekurangan electron (tak berpasangan) di kulit luarnya. Zat ini dinamakan radikal bebas (free radikal)yang sangat reaktif dan cendrung menyerang sel-sel normal yang dapat memberikan elektronnya. Jika hal ini teradi maka sel normal akan memberikan elektronnya akibatnya akan menjadi sel cacat. Bila tidak di hancurkan oleh system kekebalan tubuh, maka sel-sel cacat akan menyebabkan berbagai macam penyakit sesuai dengan posisi dimana sel cacat itu berada di jantung akan menyebabkan penyakit jantung. Begitu pula bila terjadi paru-paru akan menyebabkan penyakit paru-paru dan demikian seterusnya.

Namun besyukurlah kita karena ALLOH SWT sudah menyediakan suatu zat di alam yang ditakdirkan memberikan elektronnya untuk menetralkan radikal bebas tersebut. Zat ini dinamakan anti oksidan alamiah dan salah satunya yang terkandung didalam Propolis adalah Vitamin A, C, E serta enzim-enzim alamiah seperti Glutathion peroxydase(GPS), superoxida dismutate (SOD) dan katalase.

3. Sebagai Stimulator Sistem Imun (Imuno Stimulator)

Saat system imun tubuh menurun , misalnya pada penderita AIDS, banyak terjadi penghancuran limposit (T4-Cell), sehingga pasien akhirnya meninggal akibat infeksi. Begitu juga dengan penderita Kanker pada umumnya memiliki system imun yang lemah, akibat toksid tumor dan terapi sitostatika, radiasi atau pembedahan. Immuno Stimulator secara tidak langsung berkhasiat mengaktifkan kembali system imun yang rendah dengan meningkatkan respon imun yang tidak spesifik, antara lain dengan memperbanyak Limfo-T4.NK-cell dan makrofag distimulasi dan interleukin. Efek akhir dari reaksi komplek itu adalah zat asing yang dapat dikenali dan dihancurkan termasuk sel cacat, virus dan bakteri.

Peran Bioflavonoid dalam proses ini adalah peningkatkan kerja system imun dengan jalan peningkatkan aktivitas dan memperbanyak Limfo-T dan Makrofag yang sangat berguna dalam memusnahkan zat asing dalam tubuh, seperti Jamur, Virus, Bakteri dan Sel bebas.

4. Atherosklerosis

Atherosklerosis adalah pengapuran pembuluh darah oleh kolesterol yang terkontaminasi oleh radikal bebas. Kolesterol sebagian besar diangkut dari jaringan hati melalui pembuluh darah dalam bentuk LDL kolesterol. LDL kolesterol dioksidasi oleh radikal bebas yang ada didalam pembuluh darah sehingga terbentuk oksi-LDL. Oksi-LDL inilah yang mengendap pada dinding pembuluh darah dan mengakibatkan Atherosklerosis.

Atherosklerosis yang tidak diobati akan menyebabkan berbagai penyakit seperti darah tinggi, jantung koroner dan stroke.

5. Anti Tumor

Tumor adalah sekelompok sel cacat/bebas yang secara tiba-tiba menjadi tidak terkendali, memperbanyak diri secara cepat dan terus menerus. Kecacatan pada sel ini disebabkan oleh berkurangnya anti oksidan tubuh untuk melindungi sel dari serangan radikal bebas.

6. Sebagai Anti Prostaglandin

Menghentikan aktivitas peradangan dengan cara menghambat pengeluaran prostaglandin (hormone yang menjadi penyebab reaksi radang). Efek ini yang bekerja pada kasus–kasus penyakitr rheumatoid Artritis (radang sendi, asam urat), Nefritis dan lain-lain.

7. Membantu Proses Regenerasi Sel Hati

Cirrhosis Hepatitis adalah penyakit yang mengenai organ hati dengan kriteria :

1. Matinya sel-sel parenkim hati

2. Pembentukan secara aktif jaringan ikat

3. Proses regenerasi sel hati terganggu.

Propolis membantu proses regenerasi sel hati agar berjalan baik dan meningkatkan system imun untuk memakan sel-sel hati yang sudah mati sehingga dapat mengurangi pembentukan jaringan ikat (jaringan parut).

8. Diabetes Melitus ( kencing manis )

Diabetes Melitus adalah penyakit yang ditandai oleh peningkatkan kadar gula dalam darah akibat produksi insulin yang menurun. Propolis merangsang sel-sel pankreas untuk aktif meningkatkan pengeluaran insulin sehingga kadar gula di dalam darah dapat menjadi normal.

9. Gangguan Saluran Pencernaan

Propolis sensitif terhadap pilori yang menyebabkan penyakit maag dan ulcus lambung (luka lambung), juga terhadap E.Coli (penyebab diare) dan Salmonella Typhosa (penyebab Typhus)

10. Gangguan Saluran Pernafasan

Propolis membantu system pertahanan tubuh untuk melawan penyakit saluran pernafasan kronis seperti TBC, melindungi sel paru dari kerusakan akibat radikal bebas. Propolis juga berperan dalam pengobatan Asma karena kinerjanya sebagai Bronchodilator (melebarkan Bronchus), menstabilkan tiang sel dan menekan pengeluaran Histamin.

11. Penyakit jantung dan Pembuluh Darah

Propolis dapat mengatasi efek radikal bebas terhadap jantung, meningkatkan daya pompa jantung, mencegah kekakuan pembuluh darah (penyakit hipertensi), mencegah pembentukan Trombus (Stroke dan Jantung Koroner)

12. Perawatan Luka

Propolis sebagai desinfektan bioflavonoid dan vitamin C yang terkandung di dalamnya, sangat berperan untuk penyembuhan luka dengan cara mempercepat tmbuhnya jaringan baru.

13. Anti Stress

Propolis dapat menekan saraf parasimpatis agar dapat mengekspresikan kesenangan dan menekan rasa takut,membuat rileks, sehingga berguna bagi penderita gangguan jiwa.

Propolis dihasilkan dari air liur lebah dicampur dengan getah-getah pepohonan dan pucuk daun-daun muda dari hutan tropis dataran tinggi yang terhindar dari polusi, Fungsi utama propolis bagi sarang lebah adalah sebagai pelindung sarang lebah dari gangguankontaminasi virus, bakteri, dan jamur.

Kandungan Propolis :

1. Propolis mengandung bioflavanoid, yaitu zat antioksidan yang langsung bekerja dalam sel-sel tubuh. Kandungan Bioflafanoid pada satu tetes propolis setara dengan Bioflavanoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.

2. Propolis mengandung semua Mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali sulfur.

3. Propolis mengandung 16 rantai asam Amino Esential yang dibutuhkan untuk regenerasi sel.

4. Propolis mengandung semua Vitamin kecuali Vitamin K.

MANFAAT PROPOLIS dan TIPS PENGOBATAN MENGGUNAKAN PROPOLIS

Propolis sebagai pengobatan alami :

1. Penyakit Kronis : Bronchitis kronis, TBC, Kanker, Darah Tinggi, Trigliserid, Kolesterol dan diabetes. Gunakan Propolis 7 tetes 3X sehari. Larutkan propolis ke dalam setengah gelas air hangat dan diminum saat perut kosong. Dosis anak-anak 3-5 tetes 3X sehari

2. Luka luar diabetes/Kanker : teteskan Propolis pada bagian luka luar setelah dibersihkan terlebih dahulu.Teteskan Propolis sampai merata pada bagian luka tersebut.

3. Maag Kronis : Gunakan Propolis 7 tetes 3X sehari dan diminum 2 jam setelah makan.

4. Sakit Kepala/migren kronis : Gunakan Propolis 7 tetes 3X sehari, lebih baik lagi ditambah terapi sengat lebah.

5. Sinusitas/Pilek : Gunakan steam vaporizer (semacam alat penghasil uap) yang telah dibubuhi 10 tetes larutan Propolis. minum 7 tetes Propolis 3X sehari yang dilarutkan dalam setengah gelas air hangat.

6. Sakit Gigi : Teteskan Propolis ke bagian gigi yang sakit atau langsung teteskan ke gigi yang berlubang 2-3 tetes Propolis.

7. Radang Gusi dan Gusi berdarah : Basuh gusi yang bengkak dan sakit dengan berkumur menggunakan larutan Propolis dicampur air.

8. Napas Tak sedap : Gunakan larutan Propolis yang dicampur air beberapa kali sehari.

9. Luka pada Mulut, Lidah dan Sariawan : Oleskan langsung Propolis pada luka, ulangi 3X sehari.

10. Sakit Tenggorokan dan Radang Tenggorokan : Teteskan Propolis langsung ke pangkal lidah dalam, 3-4 tetes Propolis 3X sehari. sebagai tambahan minum teteskan 7 tetes larutan Propolis.

11. Penyakit Telinga : Gunakan minyak Zaitun yang hangat campur dengan larutan Propolis dengan perbandingan 2:1. Masukan 2-3 tetes ke dalam telinga dan pijat-pitat. Ulangi bila perlu.

12. Infeksi Hidung : Oleskan daerah yang terinfeksi dengan cotton bud yang telah direndam dengan larutan Propolis.

13. Jerawat : Seka daerah yang terkena dengan larutan Propolis. Minum 5-9 tetes larutan Propolis setiap hari.

14. Bisul : Oleskan Larutan Propolis.

15. Bibir pecah-pecah : Oleskan Propolis beberapa kali sehari.

16. Terbakar Sinar Matahari : Gunakan Minyak Zaitun yang dicampunr dengan larutan Propolis (10:1). Oleskan sebanyak 2-3 kali sehari.

17. Luka Bakar : Segera basuh daerah yang terkena dengan air dingin selama 2-3 menit untuk mencegah bengkak. Gunakan larutan Propolis langsung di daerah yang terkena untuk mengurangi rasa sakit dan juga untuk mencegah infeksi sekunder.

18. Terluka/Tergores/Lecet : Bersihkan luka baru dengan air dan oleskan larutan Propolis langsung di atas luka. Ulangi beberapa kali sehari.

19. Kulit Borokan : Oleskan larutan Propolis pada bagian yang terkena.

20. Sengatan dan Gigitan Serangga : Oleskan larutan Propolis segera begitu terkena sengatan atau gigitan serangga.

21. Flu : Minum 5-9 tetes larutan Propolis 2 kali sehari selama beberapa hari.

22. Infeksi Kulit : Gunakan larutan Propolis yang dicampur air dan oleskan pada kulit. Minum 5-9 tetes larutan Propolis.

23. Eksim : Basuh daerah yang terkena sesering mungkin dengan larutan Propolis yang dicampur air. Oleskan larutan Propolis sesudahnya.

24. Keseleo : Pijat daerah yang sakit dengan menggunakan Propolis.

25. Borok Tropikal: Oleskan larutan Propolis langsung di atas luka beberapa kali sehari.

26. Borok Pada Kaki : Oleskan larutan Propolis pada daerah yang terkena.

SISTEM PENCERNAAN

• Bisul Perut dan Bisul Usus 12 Jari : Gunakan 5-9 tets larutan Propolis 2X sehari. Butuh perawatan jangka panjang selama seminggu.

• Infeksi Usus Perut : Gunakan 5-9 tetes larutan Propolis 2-3 kali sehari selama beberapa hari.

• Radang Usus Besar : Gunakan sama seperti diatas, Butuh perawatan jangka panjang.

SISTEM SALURAN KEMIH

• Infeksi Sistem saluran Kemih : Minum 5-9 tetes larutan Propolis 2 kali sehari selama beberapa minggu.

• Infeksi Prostat : Minum 5-9 Tetes larutan Propolis setiap hari selama beberapa minggu.

• Herpes : Oleskan larutan Propolis pada daerah yang terkena.

• Membersihkan Vagina : Larutkan 5-9 tetes Propolis dalam segelas air dan semprotkan kedalam Vagina.

• Membersihkan Penis dari penyakit Herpes, jamur dll :Oleskan propolis secukupnya pada seluruh permukaan penis dari pangkal sampai ujung. setiap hari sampai sembuh.

KESEHATAN UMUM

• Meningkatkan Kekebalan Tubuh : Gunakan 5-9 tetes Propolis 2-3 kali seminggu selama beberapa minggu.

• Sebagai Obat Bius Lokal : Gunakan larutan Propolis langsung ke tempat yang terkena.(terbakar,terluka).

• Sebagai antioksidan : Gunakan larutan Propolis dan diminum setiap hari, 1 tetes propolis untuk 10 Kg berat badan.

• Tulang Patah : Gunakan larutan Propolis untuk membantu penyembuhan.

• Memperkuat Fisik : Minim 5-9 tetes larutan Propolis selama beberapa kali seminggu.

• Membersihkan dan Menghilangkan racun : Gunakan larutan Propolis 5-9 tetes selama seminggu.

• Radang Sendi, Demam Rematik : Gunakan 5-9 tetes larutan Propolis beberapa kali seminggu.

• Menambah kekuatan/ tenaga dalam berhubungan sex: Minimal 5-9 tetes larutan Propolis selama beberapa minggu

Reaksi Tidak Balas Dari Proses Setelah Mengkonsumsi Itech Nano Propolis.

Itech Nano Propolis yang distribusikan oleh PT. SHUBARU INDONESIA mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit.

Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh (reaksi ini tidak selalu terjadi), misalnya:

1. Bersin, gatal pada hidung :

– Permasalahan pada hidung, polip atau sinusitis.

2. Wajah terasa panas, tekanan darah naik sesaat, demam, pusing:

– Permasalahan pada system sirkulasi darah, darah tinggi.

3. Kulit kaki terasa tebal dan dingin, sebagian badan terasa dingin, jantung berdebar :

– Tekanan darah rendah, kurang darah.

4. Susah buang air besar, mencret, berak berlendir, berak berdarah :

– Radang pada usus besar, gangguan pada usus, hemoroid

5. Mual, sering buang air besar, muntah :

– Obesitas,

– Gangguan pada lambung,

– Proses penyembuhan gangguan pencernaan.

6. Bengkak, gatal :

– Alergi.

7. Muncul kotoran pada mata, gatal, keluar air mata :

– Gangguan pada mata.

8. Mimpi buruk, gelisah, susah tidur :

– Gangguan pada system syaraf dan kepala.

9. Lelah, susah tidur, sakit pada sendi :

– Gangguan pada persendian, proses penyembuhan rheumatik.

10. Pegal-pegal :

– Proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah.

11. Kejang-kejang :

– Proses penyembuhan peradangan ginjal.

.

12. Bèsèr ( Sering buang air kecil ) :

– Proses pembuangan racun melalui urine.

13. Kulit mengeras, muncul jerawat :

– Permasalahan pada kulit.

14. Rasa sakit pada punggung, sakit didada :

– Permasalahan pada jantung.

15. Mual, letih, keringat dingin :

– Permasalahan pada perut.

16. Keletihan, ngantuk :

– Permasalahan pada hati.

17. Bengkak kaki, sakit pinggang, susah buang air kecil :

– Permasalahan ginjal.

18. Batuk, kedinginan, sakit kerongkongan, demam :

– Proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru,

– Asma,

-ISPA.

19. Demam, susah tidur, terdapat pembengkakan, ada pendarahan, tinja berwarna hitam :

– Tumor, Kanker, proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh terlalu banyak virus dan bakteri.

20. Ngantuk, diare, gula darah naik, selera makan turun :

– Permasalahan Hati, limpa, pankreas, proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh.

21. Haus, keringat berbau, kenaikan kadar gula sesaat :

– Gangguan pada pankreas, diabetes.

Tindakan yang harus dilakukan :

1. Kurangi dosis, setelah reaksi berkurang, kembali pada dosis semula untuk penyembuhan.

2. Banyak mengkonsumsi air putih untuk membantu proses detoksifikasi dan penyembuhan.

Penulis: Blognya Toko Almishbah

Blognya toko almishbah ; Berbagi Informasi..kepada Anda, semoga bermanfaat www.amishbah.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s