Ini Dia Penyebab Cuaca Yogyakarta Bikin Gerah

Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mencatat kenaikan suhu udara di wilayah DIY dan sebagian Jawa Tengah, mencapai  32 derajat celcius. Kenaikan suhu akan dirasakan terutama ketika menjelang tengah hari.

“Kenaikan suhu udara kali ini merupakan imbas dari peralihan musim (pancaroba). Dimana awan tebal terkumpul di atas wilayah DIY sehingga panas matahari terperangkap di dalam atmosfir. Efeknya adalah suhu udara menjadi meningkat pada rata-rata wilayah daratan,” terang Kepala Stasiun Geofisika Kelas I BMKG Yogyakarta, Drs M Riyadi MSi,” Jumat (2/11/2012).

Akan tetapi, kenaikan suhu udara kali ini masih belum menembus rekor tahun lalu. Ketika pada periode yang sama suhu ucara mencapai angka 33 derajat celcius.

Namun demikian, yang perlu diwaspadai pada peralihan musim adalah potensi terjadinya angin kencang. Terutama angin puting beliung yang tidak bisa diprediksi sebelumnya.

Masyarakat diminta waspada terhadap puting beliung. Dengan cara lebih peka terhadap indikasi terjadinya angin yang memiliki sifat destruktif ini. Diantaranya adalah kenaikan suhu udara secara siginifikan, hujan deras dengan tiba-tiba tanpa didahului hujan ringan serta perubahan awan dari terang ke mendung dalam waktu kurang dari dua jam.

“Puting beliung biasa terjadi di daerah yang memiliki vegetasi minim. Jadi perlu kewaspadaan tersendiri bagi masyarakat yang tinggal di kawasan seperti ini. Meskipun juga bisa terjadi di wilayah dengan vegetasi rapat,” papar Riyadi.

Sementara, awal musim hujan periode 2012/2013 diperkirakan tetap terjadi pada awal bulan ini. Sedangkan puncak musim hujan kemungkinan tiba pada Januari atau Februari mendatang.

Guna mengantisipasi banjir lahar dingin pada puncak musim penghujan, BMKG Yogyakarta telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY dan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK).

“Pada puncak musim hujan kami akan melakukan update prakiraan cuaca setiap tiga jam. Untuk kemudian disampaikan kepada BPBD dan relawan di sungai yang berhulu di Merapi. Sehingga bisa memrediksi kemungkinan terjadinya banjir lahar,” papar Riyadi.(*)

sumber

Penulis: Blognya Toko Almishbah

Blognya toko almishbah ; Berbagi Informasi..kepada Anda, semoga bermanfaat www.amishbah.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s